Post Top Ad

Post Top Ad

NAGASWARA - BABYSHIMA - SLBI

Support buat Shima di Industri musik Indonesia

Support buat Shima di Industri musik Indonesia

Rabu, 15 Februari 2017

Mengenal Label Musik NAGASWARA

Awal tahun 2017 merupakan tonggak sejarah untuk  +baby shima, karena memasuki awal tahun 2017 inilah babyshima yang sudah memiliki nama di negeri jiaran malaysia. BABY SHIMA masuk dalam salah satu artis yang berada di label musik +NAGASWARA MUSIC, FILM, PUBLISHING  dan ini merupakan peluang besar buat karier +baby shima  di Indoensia mengikuti jejak para seniornya yang terdahulu yaitu shila madjid dan siti nurhaliza.. 
Artis muda yang pernah hit dengan berbagai singlenya ini, merasa optimis dan siap memberikan yang terbaik untuk pihak label +NAGASWARA Official Video | Indonesian Music Channel  dan dengan dukungan penuh dari BSFCI  (Baby Shima Fans Club Indoensia) yang merupakan management fans Clubnya di Indonesia dan SLBI (Shimalovers indonesia) yang meruapakn cabang cabang wilayah Fans Club yg kini tersebar di 50 SLBi di indonesia dan 6 Slbi di luar negeri. Berawal dari perkenalan dengan +Andrigo Pacar Selingan  di app SMULE, hingga +baby shima  saat ini bisa berada di +NAGASWARA Official Video | Indonesian Music Channel .   



Mari sejenak kita mengenal Label Musik NAGASWARA.

   
Nagaswara adalah perusahaan rekaman asal Indonesia. Nagaswara didirikan oleh Rahayu Kertawiguna pada 9 September 1999 di Jakarta. Di awal berdirinya, Nagaswara hanya memproduksi lagu karaoke, musik house, remix dan berkembang menjadi label yang mempelopori lagu-lagu bergenre dance house music. Tahun 2000–2003, imej Nagaswara sudah melekat sebagai "Indonesia’s No.1 Dance Label".  Tahun 2004, Nagaswara yang mulai berkantor di Jl. Johar 4U, Menteng, Jakarta Pusat, memproduksi album kompilasi artis lokal bekerjasama dengan stasiun radio swasta Mustang FM berjudul Gulalikustik. Album yang dirilis pada bulan September ini memperkenalkan Kerispatih, Plus Minus, After, dan Gemala.
Sebelum resmi memakai nama Nagaswara Music & Publishing di akhir tahun 2005, Nagaswara mengontrak Kerispatih dan merilis album perdana yang berjudul Kejujuran Hati. Album tersebut melahirkan hits seperti "Kejujuran Hati", "Cinta Putih", dan "Lagu Rindu". Sebagai band pendatang baru, Kerispatih banyak mencatat prestasi dan meraih berbagai penghargaan lewat album ini.
Sukses Kerispatih diikuti oleh artis-artis Nagaswara lain seperti T2 (2007), Wali (2008), Hello Band (2008), Merpati Band (2008), The Dance Company (2009), dan Zivilia (2009). Nagaswara membuka pintu lebar bagi kehadiran artis baru yang ingin berkarya. Dengan sebutan Big Indie, hingga akhir tahun 2010, Nagaswara sudah menaungi banyak artis penyanyi dan band dari berbagai genre musik.
Menandai perubahan selera pasar kepada musik dangdut di awal tahun 2000-an, Nagaswara kemudian melahirkan banyak penyanyi dangdut seperti Zaskia GotikFitri CarlinaSiti BadriahHesty "Klepek-Klepek" dan lain-lain. Konsep musik EDM atau Electronic Dancedhut Music yang membalut hampir semua lagu-lagu dangdut produksi Nagaswara, menjadikan label musik ini sebagai pelopor musik dangdut modern.


penulis by BSCI 002

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

TOP BERITA SLBI

Media Warga

BUKALAPAK SLBI JOSS